Sukses Bersihkan Birokrasi, Wali Kota Hendi Bawa Semarang Raih WTP

Semarang – Badan Pemeriksa Keuangan akhirnya memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Semarang tahun anggaran 2016. Perolehan ini menambah banyak daftar pencapaian Pemerintah Kota Semarang pada awal kepemimpinan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, yang menjabat sejak 17 Februari 2016.

Pemberian opini WTP tersebut menjadi istimewa bagi Kota Semarang karena ini adalah pertama kalinya Kota Semarang mendapatkannya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Untuk diketahui, Pemerintah Kota Semarang dalam laporan keuangan periode sebelumnya selalu mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP).

Opini WTP ini didapatkan Pemerintah Kota Semarang setelah mampu menunjukkan pelaporan keuangan yang lebih baik dari sebelumnya. Kerja keras Wali Kota Hendrar Prihadi dalam membersihkan birokrasi menjadi faktor kunci. Hal ini mengingat opini WTP diberikan BPK kepada Pemerintah Kota Semarang setelah melakukan penilaian terhadap Sistem Pengendalian Intern dan kepatuhan terhadap perundang-undangan.

Wali kota yang akrab disapa Hendi ini mengatakan opini WTP menjadi penting bagi Pemerintah Kota Semarang sebagai tolok ukur.

“Selama ini sebenarnya kami bukan sedang diawasi atau diperiksa, melainkan sedang dituntun oleh BPK untuk mengerjakan yang benar sehingga tercipta pemerintahan yang bersih,” tutur Hendi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/6/2017).

“Sehingga dengan diberikannya opini WTP ini kepada Pemerintah Kota Semarang, tentu saja saya berterima kasih sekali kepada BPK atas segala upayanya bersama Pemerintah Kota Semarang,” tambah wali kota yang juga membawa Kota Semarang menduduki peringkat ke-3 daerah paling bersih dari korupsi di Indonesia versi Transparency International Indonesia ini.

Penyerahan laporan pemeriksaan tahun anggaran 2016 itu dilakukan secara langsung oleh auditor utama V Keuangan Negara Dr Bambang Pamungkas dan diterima oleh Wali Kota Semarang. Penyerahan dilakukan di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Jalan Perintis Kemerdekaan, Semarang, Rabu (7/6/2017).

Bambang Pamungkas dalam sambutannya mengapresiasi pemerintah daerah yang telah dapat mempertanggungjawabkan pelaksanaan APBD secara lebih transparan, akuntabel, dan memberi manfaat lebih kepada para pemangku kepentingan, para pengguna maupun pemeriksa laporan keuangan pemerintah.

“Meski demikian, masih terdapat beberapa hal yang harus dilakukan perbaikan. Adapun permasalahan yang perlu mendapat perhatian di antaranya permasalahan aset tetap, permasalahan belanja, dan permasalahan pendapatan,” tutupnya.
(ega/nwy)

https://news.detik.com/berita/d-3523667/sukses-bersihkan-birokrasi-wali-kota-hendi-bawa-semarang-raih-wtp?_ga=2.85697183.786356240.1496851499-1783006085.1491493192

Pemerintah Optimistis Dapat Dana untuk Selenggarakan Asian Games 2018

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Perhelatan Asian Games 2018 direncanakan menelan anggaran sebesar Rp 4,5 triliun hingga Rp 5 triliun. Pemerintah optimistis mampu mendapatkan anggaran sebesar itu.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menjelaskan, skema penganggaran perhelatan olahraga terbesar se-Asia itu terdiri dari dua sumber, yakni dari APBN dan dukungan sponsor.

Tahun 2017, pemerintah telah mencairkan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun untuk tahap persiapan.

“Sementara untuk APBN 2018, anggaran yang dipersiapkan mencapai Rp 1,7 triliun-Rp 1,8 triliun,” ujar Imam di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Sisa anggaran akan diupayakan didapat dari sponsorship serta penjualan merchandise dan penjualan tiket. Imam yakin, tak akan kekurangan dana untuk Asian Games.

“Dengan (dana) sponsor, pasti bisa tercukupi,” ujar Imam.

Meski tidak menjelaskan pihak mana saja yang sudah bersedia untuk jadi sponsor, Imam yakin penyelenggara tidak akan kesulitan dalam hal mencari dana.

Sebab, selain swasta luar negeri, sejumlah BUMN menyatakan ketertarikan untuk turut berkontribusi dalam Asian Games 2018 mendatang.

“Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, ada BUMN yang menginginkan jadi sponsor. Kami tidak khawtair lah soal itu,” ujar Imam.

(Baca juga: Jokowi Ingatkan Anggaran Asian Games Jangan Dilebih-lebihkan)

Dalam waktu dekat, Inasgoc sebagai penyelenggara beserta Kemenpora juga akan membentuk Badan Layanan Umum (BLU). BLU ini difungsikan sebagai lembaga penampung dana sponsor sehingga pengelolaannya efektif serta akuntabel

 

http://nasional.kompas.com/read/2017/06/07/23083291/pemerintah.optimistis.dapat.dana.untuk.selenggarakan.asian.games.2018

Besok, Presiden Bakal Lantik Megawati dan Try Sutrisno Jadi….

 

 

 

 

 

 

Besok, Presiden Bakal Lantik Megawati dan Try Sutrisno Jadi….
SELASA, 06 JUN 2017 22:03 | EDITOR : DIMAS RYANDI

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDIP Megawati
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDIP Megawati
Berita Terkait
Istana Pastikan Buka Kembali Studi KelayakanPalangkaraya Jadi Ibu Kota
JawaPos.com – Presiden Joko Widodo bakal segera melantik sejumlah nama tokoh yang nantinya akan duduk sebagai Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila atau yang disingkat UKP-PIP.
Selain Dewan Pengarah, Presiden juga melantik sejumlah pejabat struktural pada Rabu (7/6) pagi.

Namun hingga Selasa (6/6) petang tadi, nama-nama yang akan mengisi posisi straregis di UKP-PIP belum keluar dari Istana. Alasannya, Keputusan Presiden (keppres) yang menetapkannya belum keluar.

“Keppresnya saja belum terbit, nanti sebentar lagi. Ada sembilan orang (dewan pengarah). Engak usah namanya sekarang. Besok biar surprise,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di kompleks Istana Negara.

Saat disodorkan wartawan draf keppres UKP-PIP, Pratikno tidak menepis ada beberapa nama yang benar, dan ada yang tidak.

Dari daftar yang beredar di kalangan wartawan liputan Istana Negara, terdapat sejumlah tokoh nasional sebagai dewan pengarah.

Salah satunya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno.

Kemudian ada juga nama Rais Aam PNBU yang juga Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin, mantan Ketum PP Muhammadiyah Syafi’i Ma’arif, mantan Ketum MUI Din Syamsuddin.

Masuk juga nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, dan beberapa nama lain. Sedangkan UKP-PIP sendiri akan diketuai oleh Yudi Latief.

Namun, Pratikno tidak mengetahui kepastian draft yang ditunjukkan wartawan.

“Ini gak tahu draft kapan. Tapi sebagian (nama-nama) itu benar,” pungkas dia. (fat/dms/JPG)

 

http://www.jawapos.com/read/2017/06/06/135607/besok-presiden-bakal-lantik-megawati-dan-try-sutrisno-jadi